Kontak Kami Buku Tamu Home
The Real Campus
Profil
Tentang Tujuan dan Manfaat Struktur Organisasi
Kegiatan
Agenda FKK
Mitra FKK
Anggota FKK
Informasi
Berita Terkini Artikel Penelitian
Galeri Foto
Pembukaan Pertemuan Rutin FKK STIE Indonesia Banjarmasin Pertemuan Rutin FKK STIE Indonesia Banjarmasin Monitoring/Pendampingan
Statistik
Anda pengunjung ke 2770
Pengunjung online 1
Monitoring Kegiatan FKK Tahun I
17-11-2009

PELAKSANAAN KEGIATAN PENDAMPINGAN / MONITORING TIM FKK DITJEND DIKTI

 

1.  Latar Belakang

         Guna mengkaji kesesuain aktivitas dan target capaian serta memastikan pemanfaatan dana sebagaimana rencana yang telah disepakati merupakan tujuan adanya kegiatan pendampingan / monitoring tim FKK DITJEND DIKTI. Dalam kegiatan  pendampingan / monitoring tersebut, tim FKK DITJEND DIKTI memberi masukan  terhadap perbaikan kinerja FKK agar kegiatan yang dilaksanakan dan dana yang dikeluarkan dapat benar – benar mewujudkan Forum Komunikasi dan Konsultasi antara STIE Indonesia Banjarmasin dengan Stakeholders.

   2.  Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Hari/Tanggal                        : Jum’at, 28 Agustus 2009

Pukul                                   : 09.00 – 16.00 Wite

Tempat                                : Kampus STIE Indonesia Banjarmasin

Peserta hadir                       : 30 Orang

   3.   Peserta Kegiatan Pendampingan/Monitoring FKK

 

         a.      Bambang Purwono ( Tim FKK Ditjend DIKTI )

         b.      Dwi  Joko Setyono ( Tim FKK Ditjend DIKTI )

         c.       Ani Nurdiani ( Tim FKK Ditjend DIKTI )

         d.      Bambang ( Perwakilan dari BAPPEDA Propinsi Kal – Sel )

         e.      Endah Suhartini ( DEPERINDAG Propinsi Kal – Sel )

         f.       Noor Khalis (  BPD Cabang Utama Banjarmasin )

         g.                  Pengrajin Industri sasirangan

         h.                  Pengrajin Industri Purun

   4.  Prosesi Kegiatan Pendampingan / Monitoring FKK

a.      Pertemuan Tim FKK Ditjend DIKTI dengan Ketua STIE Indonesia Banjarmasin  didampingi Ketua FKK, dimana Ketua STIEI memaparkan secara lisan mengenai program FKK yang telah dilaksanakan.

b.      Pertemuan Tim FKK Ditjend DIKTI  dengan mitra FKK yang terdiri dari BAPPEDA Propinsi Kal-Sel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Kal – Sel, Bank Pemerintah Daerah Cabang Utama Banjarmasin, Pengrajin Industri sasirangan dan Pengrajin Industri  Anyaman Purun. Pertemuan ini dilakukan secara tertutup artinya panitia pelaksana FKK tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan tersebut. Tujuan pertemuan ini adalah untuk meminta konfirmasi tentang dari mitra FKK pada kegiatan FKK yang telah dilaksanakan  sebagaimana yang tercantum dalam laporan pelaksanaan kegiatan sekaligus masukan  dari mitra FKK untuk penyempurnaan pelaksanaan FKK pada tahun ke 2.

c.    Pertemuan Tim FKK Ditjend DIKTI dengan Panitia Pelaksana FKK STIE Indonesia Banjarmasin. Sesi ini diawali dengan pemaparan kegiatan FKK yang telah dilaksanakan. Kemudian  Tim FKK Ditjend DIKTI menyampaikan masukan dari mitra FKK pada waktu pertemuan tertutup serta memberikan masukan – masukan untuk perbaikan kegiatan FKK selanjutnya. Adapun masukan – masukan tersebut dapat diringkas sbb :

1.    Dari mitra FKK yaitu BAPPEDA Propinsi Kal - Sel, pihak Ditjend DIKTI memberikan rekomendasi  kepada PEMDA Kal- Sel untuk  kesinambungan pelaksana FKK apabila  kerjasama dengan Ditjend DIKTI telah berakhir.

2.   Dinas Perindutrian dan Perdagangan Propinsi Kal – Sel  dan BPD  sangat mendukung program ini dan berusaha mendampingi  Panitia Pelaksana FKK untuk merealisasikan kegiatan FKK.

3.   Pengrajin industri sasirangan dan anyaman purun, mengharapkan  kegiatan yang lebih kongkrit dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra FKK, misalnya dalam hal permodalan dan pemasaran produk.

4.   Tim Pelaksana Ditjend DIKTI  memberikan masukan sbb :

a. Pada kegiatan sosialisasi eksternal perlunya membuat kalender secara mandiri untuk FKK dengan mencantumkan visi dan misi FKK serta mitra FKK yang terlibat, selain itu pencetakan stiker juga diperlukan untuk ditempel pada aktiva panitia pelaksana FKK dan mitra FKK.

b.   Dalam website FKK diberi ruangan promosi untuk mitra FKK, disamping itu website sebagai media komunikasi antara Panitia FKK dengan mitra FKK. Perlunya data pengunjung website  pada saat  kegiatan pendampingan  dan setelah laporan kegiatan FKK dibuat.

c.    Untuk kegiatan pelatihan perlu dicantumkan tujuan dari pelatihan tersebut, bentuk partisipasi mitra diperinci secara lengkap, misalnya dalam materi berapa jumlahnya.  Setiap pelatihan menghasilkan outcome tertentu dengan menyebarkan kuesioner tentang kepuasan mitra dalam pelatihan.

            d.   Panitia Pelaksana FKK  dalam struktur organisasinya  harus lebih banyak melibatkan pihak luar dalam hal ini mitra FKK.

            e.   Dalam laporan  FKK  sebaiknya dicantumkan kendala – kendala pelaksanaan FKK misalnya   mitra yang hadir dalam setiap kegiatan FKK diwakili oleh orang orang yang berbeda.

. : Kembali : .
 
News Flash
Seminar Nasional FKK dan Monev
Forum Komunikasi dan Konsultasi STIE Indonesia Banjarmasin mengikuti Seminar Nasional FKK, Monitorin ...

Monitoring Kegiatan FKK Tahun I
PELAKSANAAN KEGIATAN PENDAMPINGAN / MONITORING TIM FKK DITJEND DIKTI &nbs ...

Launching FKK STIE Indonesia Banjarmasin
Launching Forum Komunikasi dan Konsultasi STIE Indonesia Banjarmasin dilaksanakan pada tanggal 11 ...

Jajak Pendapat
Sudah seberapa jauh komunikasi dan Konsultasi Kewirausahaan STIEI Banjarmasin?
Kurang
Cukup
Baik
Lihat Hasil
Kalender Akademik
September 2010
Ah
Sn
Sl
Rb
Km
Jm
Sb
 
 
 
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
YM Status
Link Keluar
STIE Indonesia Banjarmasin FKK UMM
Copyright 2009 by fkk.stieindonesia-bjm.ac.id